LINE Ajak Mahasiswa ke Jepang Gratis, Ini Caranya!

Cuma enam orang yang beruntung...

LINE Ajak Mahasiswa ke Jepang Gratis, Ini Caranya!Francisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Line IDN Times

Perusahaan aplikasi pengirim pesan instan terkemuka dari Korea, LINE, memaparkan bahwa 41 persen dari 90 juta penggunanya merupakan kaum milenial yang berada di rentang usia 18-22 tahun. Dari data yang dikemukakan, konsumen tersebut mayoritas berstatus sebagai mahasiswa aktif. Salah satu bukti yang menunjang ialah tingginya angka komunitas kampus yang mendaftar menggunakan fitur LINE Ads.

Merespons animo tersebut, LINE berniat menggelar program digital yang mengajak kalangan mahasiswa mengembangkan potensi diri lewat Starting LINE. Ini merupakan kali pertama LINE mengadakan acara yang menggandeng anak-anak muda dengan konsep demikian.

Apa itu Starting LINE?

20170809-170143-resized-21eee3139f07e9b137ac0321875bb4de.jpgFrancisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Starting LINE adalah program edukasi media yang dikemas dalam bentuk menarik, melalui kompetisi dengan platform digital. Kompetisi tersebut terbagi atas dua kategori, yakni kategori Line Student Partner dan CommuLINEnity Manager.

Kategori LINE Student merekrut para mahasiswa yang aktif dalam organisasi dan berbagai komunitas. Nantinya, dalam kompetisi tersebut, peserta bakal diminta mengajak sebanyak mungkin kelompok organisasi membuat LINE@ dan group chat.

Sementara itu, CommuLINEnity Manager akan merekrut para mahasiswa yang aktif mengelola akun media sosial organisasi atau kelompok komunitas. Mereka bakal diminta mengelola komunitas seaktif mungkin.

Kompetisi ini akan digelar delapan pekan. Dalam perjalanannya selama beberapa minggu tersebut, bukan hanya kompetisi yang bakal digaungkan. LINE juga akan mengadakan seminar terkait dengan pengetahuan digital yang mengajak para mahasiswa supaya melek soal media sosial. Seminar diadakan di lima kota di Indonesia, mulai Agustus hingga Desember nanti. Kota-kota yang dimaksud ialah Medan, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang. LINE akan menyasar sejumlah kampus yang terdapat di kota-kota itu.

Meski demikian, Business Development LINE Indonesia, Revie Sylviana, mengatakan, bukan tak mungkin perusahaannya menambahkan daftar kota yang bakal didatangi. Hal tersebut tergantung dengan respons yang muncul dari masing-masing daerah. “Misalnya respons di Sumatera tinggi, ya kami akan mengadakan seminar di kota lain selain Medan nanti,” tuturnya kepada IDNTimes saat ditemui di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, 9 Agustus 2017.

Lantas, apa sih untungnya ikut berkompetisi dan terlibat dalam seminar yang diadakan LINE?

20170809-162014-resized-c315ed1867453a22a4de589edd54143c.jpgFrancisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Banyak sekali benefit yang bakal didapat kalau para mahasiswa turut menerjunkan diri dalam program ini.

Pertama, dalam seminar yang digelar, peserta bakal memperoleh pembekalan cara menggunakan media sosial yang baik.

Business Development LINE Indonesia, Christa Sabathaly, mengatakan, dewasa ini banyak pengguna media sosial yang tidak terlalu paham perihal batas-batas plagiarisme. Misalnya menggunakan gambar orang lain atau mengutip tulisan tokoh tertentu. Nah, dalam pembekalan nanti, mereka akan diberi pengetahuan bagaimana cara menggunakan copy right supaya bijak kala mengunggah karya orang. Apalagi, ini berguna untuk lingkup komunitas yang kerap menjadi sorotan.

Kedua, peserta akan makin “dewasa” mengunggah buah pikiran di media sosial.

Peserta seminar akan dibekali dengan beragam pengetahuan yang membuka pikiran mereka perihal apa yang tabu dan boleh diunggah di media sosial.

Mengingat, belakangan ini, banyak anak muda yang terjerumus masalah hanya karena tak bijak kala mengunggah tulisan atau gambar berisi ujaran yang menyudutkan dan menyinggung kelompok tertentu.

Ketiga, peserta akan lebih canggih mengelola komunitasnya.

Ini berlaku untuk para anak muda yang menjadi kunci komunikasi atau admin dari masing-masing komunitas. Mereka akan dibekali bagaimana caranya mengelola group chat. Juga memecahkan masalah dari persoalan yang muncul dalam kelompok. Utamanya masalah teknis yang berkaitan dengan komunikasi virtual.

Keempat, cikal bakal lulusan Starting LINE akan menjadi pemimpin digital Indonesia.

Benar saja, setelah lulus dari program ini, mereka akan mengantongi program-program dasar mengenai cara kerja platform digital. Pengetahuan tersebut berguna buat mahasiswa yang nantinya kepingin bekerja di startup atau perusahaan digital semacamnya. Mereka juga akan dibekali berbagai pengetahuan soal beragam fitur LINE, di antaranya LINE@--kanal untuk memulai bisnis atau komunitas, Group Chat—kalal untuk membangun komunikasi secara kolektif, LINE Shopping—kanal untuk mengembangkan kemampuan kewirausahaan.

Kelima, mendapatkan teman-teman baru dan jaringan yang lebih luas.

Tentu, dalam sejumlah program yang diadakan dalam rangkaian Starting LINE, para peserta bakal mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan kawan-kawan baru dari sejumlah kampus di seluruh Indonesia. Mereka bisa bertukar ilmu, bertukar pengetahuan, sekaligus berkompetisi dan mengukur diri.

Keenam, peserta kompetisi berkesempatan mengikuti LINE Camp di Jakarta.

Enam puluh peserta yang lolos dalam tahap demi tahap kompetisi bakal diajak untuk mengikuti LINE Camp di Ibu Kota. LINE Camp digelar sekaligus sebagai penanda puncak acara program yang telah digelar delapan pekan ini. Di sana nanti, peserta bakal mendapatkan pembekalan dari fasilitator digital ternama, Ongki Kurniawan, Managing Director LINE Indonesia. Dalam sesi tersebut, Ongki akan mengajak peserta meningkatkan kemampuan di bidang konten kreatif.

Baca Juga: 4 Indikasi Ini Menandakan Kalau Kita Diblokir Teman Line

Ketujuh, pemenang kompetisi akan berangkat ke Jepang!

Enam pemenang dari rangkaian Starting LINE itu akan diberangkatkan ke Jepang. Yup, kita semua tahu bahwa kantor terbesar LINE berada di Jepang. Nah, mereka bakal diajak berkelana di kantor terkemuka ini. Selain itu, pemenang dari dua kategori, yakni LINE Student Partner dan CommuLINEnity Manager, akan mendapatkan personal profiling dengan insight discovery dari fasilitator bersertifikat.

Bagaimana alur untuk ikut berkompetisi dalam Starting LINE?

20170809-164605-resized-5a64216aa092a908cf1ebc42a4744024.jpgFrancisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Mula-mula,ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi peserta. Masing-masing kategori memiliki syarat berlainan.

Pertama, untuk peserta kompetisi LINE Student Partner, mereka wajib mengikuti persyaratan berikut ini.

1. Memiliki akun LINE.

2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif (semua jurusan) tahun kedua dan ketiga.

3. Mempunyai pengalaman memimpin organisasi atau koordinator dalam kegiatan kampus.

4. Tertarik dengan bidang komunikasi digital.

5. Bersedia ikut rangkaian program Starting LINE yang digelar hingga Desember.

6. Gemar bertemu dengan orang-orang baru.

Pendaftaran peserta dilakukan selambat-lambatnya pada 23 Agustus 2017. Pengumuman peserta terpilih bakal dilakukan pada 25 Agustus 2017.

Sedangkan untuk kategori LINE CommuLINEity, disyaratkan sebagai berikut.

1. Memiliki akun LINE.

2. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif (semua jurusan) tahun kedua dan ketiga.

3. Tergabung dalam organisasi atau kepanitaan kampus.

4. Tertarik membangun dan mengelola komunitas digital melalui platform LINE.

5. Mau menjadi penanggung jawab harian komunitas LINE.

6. Bersedia ikut program Starting LINE hingga Desember nanti.

Pendaftaran peserta dilakukan selambat-lambatnya pada 30 Agustus 2017. Pengumuman peserta terpilih bakal dilakukan pada 6 September 2017.

Selanjutnya, selama September, LINE bakal mengadakan seminar ke lima kota yang telah disebutkan. Seminar ini menjadi bekal untuk peserta berkompetisi nanti.

Lantas, setelah terpilih menjadi peserta dan mengikuti seminar LINE akan melakukan proses seleksi. Dalam perjalanan menentukan pemenang, akan digelar kompetisi yang dilakukan setiap pekan selama delapan minggu selama 1 Oktober sampai 18 November 2017.

Puncaknya, yakni LINE Camp dan pengumuman pemenang, bakal diadakan pada 25 hingga 26 November 2017.

20170809-173729-resized-b484df6d5d842f1fbc8ae69a44264ed6.jpgFrancisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Tak sampai di situ, pemenang akan diberi tugas menjadi panitia di Starting LINE tahun berikutnya, serta mengikuti beragam program yang digelar oleh perusahaan berbasis di Negeri Gingseng tersebut. Di sini pula dipilih enam pemenang yang bakal diberangkatkan ke Jepang.

Pendaftaran peserta dan informasi terkait dilakukan melalui situs www.youngtop.com/startingline.

Berpatner dengan Young on Top.

20170809-173741-resized-6f1c8a6632f21171c46734863055dfcc.jpgFrancisca Christy Rosana/IDNTimes.com

Dalam gelaran kompetisi ini, LINE tak berjalan seorang diri. Perusahaan tersebut menggandeng komunitas Young on Top, yang didirikan Billy Boen, sebagai partnernya. Young on Top digadang-gadang menjadi komunitas yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan generasi muda. Secara khusus, pengembangan yang dimaksud ialah pengembangan yang ditujukan untuk peningkatan kemampuan, perilaku, dan pengetahuan umum.

Baca Juga: Langkah Jitu Agar Isi Chatting-mu di LINE Gak Gampang Disadap

Read More
ARTIKEL REKOMENDASI