Bahaya! 5 Kejahatan Ini Mengintai Anak-anak di Sekitar Kita

Jangan sampai ketidak pedulian jadi akar kejahatan

Bahaya! 5 Kejahatan Ini Mengintai Anak-anak di Sekitar Kitaequator.co.id

Memang banyak perubahan yang terjadi di era yang makin modern ini. Sayangnya, salah satu perubahan yang sangat kentara adalah rasa individualistis yang makin kuat di antara masyarakat. Rasa enggan mengusik privasi, jadi alasan untuk mengabaikan kejanggalan yang ada. Padahal, mungkin di balik kejanggalan tersebut ada bahaya yang sebenarnya disembunyikan, salah satunya adalah tindak kekerasan terhadap anak.

Data dari KPAI (2017), menunjukan bahwa sedikitnya tercatat 116 kasus kekerasan seksual pada anak di tahun 2017, hmm itu baru kekerasan seksual yang tercatat lho, bagaiman adengan jenis kekerasan lainnya yang tak tercatat ya? Yuk cegah makin maraknya kekerasan pada anak dengan lebih peduli dengan hal-hal di bawah ini!

1. Gunakan internet dengan bijak

Dampak kemudahan mencari informasi lewat internet tak hanya dirasakan oleh para kita yang telah bekerja, namun juga pada anak-anak kecil yang belum matang logikanya. Ya, kalau paparan internet untuk kita yang sudah dewasa bisa bermanfaat untuk memudahkan proses kerja, lain halnya dengan apa yang terjadi pada anak kecil.

Kebebasan akses informasi dapat di akses oleh para anak kecil tanpa filter. Konten berbau pornografi, kekerasan, serta informasi yang belum sesuai untuk umur mereka bisa jadi bumerang yang dapat menghancurkan masa depan mereka. Belum lagi para predator yang berkeliaran di internet juga bisa mengancam keselamatan mereka lho! Untuk itu, pendampingan pada anak yang belum cukup usia untuk menggunakan internet harus kamu lakukan ya

2. Kadang ada privasi yang terpaksa harus dilanggar..

Kalau dahulu hubungan antar tetangga jadi salah satu hal yang dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat, maka lain halnya dengan apa yang terjadi sekarang. Zaman modern ini privasi jadi hal yang dijunjung tinggi, oleh karena itu tak mengenali tetangga di lingkungan perumahan jadi hal yang wajar terjadi.

Padahal banyak hal yang terjadi di antara tembok tetangga, yang salah satunya mungkin merupakan bahaya yang seharusnya bisa kita cegah terjadi bila mengenal tetangga kita lebih jauh. Dari mulai kekerasan dalam rumah tangga, penelantaran pada anak, hingga kekerasan seksual dapat terjadi di sekitar dan dengan mudah luput dari pengamatan kita karena rasa kepedulian kita yang rendah.

3. Waspada terhadap perubahan

Lagi-lagi karena masalah privasi, terkadang kita menangkap adanya perubahan pada seseorang, baik dari segi fisik maupun psikis, namun malah memutuskan untuk mengabaikannya karena merasa itu bukan urusan kita. Padahal, mungkin mereka diam-diam membutuhkan bantuan kita namun ragu untuk mengutarakannya. Yuk, mulai sekarang coba lebih peduli dengan lingkungan sekitar dan kenali ciri perubahan yang mencurigakan untuk mencegah dan menghentikan terjadinya kekerasan.

4. Saling beri pemahaman

Banyak dari kita yang tidak menyadari bahwa siapa pun bisa jadi korban dari kekerasan seksual. Baik perempuan, laki-laki, dewasa, bahkan anak kecil pun bisa jadi korbannya.

Untuk menghentikan dan meminimalisir terjadinya hal tersebut, yuk mulai saling beri pemahaman mengenai bagian tubuh vital yang tak boleh disentuh, khususnya pada anak-anak yang lebih rentan jadi korban kekerasan seksual. Ajari mereka juga untuk menolak ajakan dan tawaran dari orang asing serta menghindar dan segera minta tolong bila ada seseorang yang mencurigakan mendekati mereka.

5. Tak menghiraukannya juga termasuk kejahatan..

Tak hanya mencegah yang harus kita lakukan, namun bertindak saat kekerasan terjadi juga penting kita lakukan! Bila kamu menemui kejanggalan atau menemukan terjadinya bentuk kekerasan, segara laporkan hal tersebut ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang ada di tiap provinsi atau isi form pengaduan di website Kementerian PPPA. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian dalam mengatasi kasus kekerasan pada anak yang terjadi, oleh karena itu diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat untuk melindungi setiap anak Indonesia.

Bila kamu melihat langsung tindak kekerasan, atau mencurigai perilaku janggal pada anak, seperti menangis sendirian di pinggir jalan, terlantar dan tak diurus orang tuanya, segera cari informasi dan laporkan kejanggalannya. Yuk kita ikut #LindungiAnak, karena kalau bukan kita maka siapa lagi yang akan peduli dengan hal ini?

Yuk guys, mulai tanamkan rasa peduli, karena hal-hal mengerikan di atas bukan tak mungkin terjadi kepada orang-orang terdekat kita!

Artikel ini didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI