Kamu mungkin punya masalah dengan seseorang yang telah membuatmu merasa ingin marah kepadanya karena sikap mereka saat memperlakukanmu melewati batas kewajaran. Maka, responmu ketika berada dalam situasi ini tentunya adalah hanya ingin segera meluapkan rasa amarah yang ada dalam dirimu agar mereka tahu bahwa kamu keberatan atas perlakuan buruk mereka kepadamu.

Wajarlah jika kamu ingin marah. Namun alangkah baiknya, sebelum kamu melepaskan segala amarah yang berkecamuk di dalam diri, coba pikirkan dahulu 6 hal ini, agar kekesalan kamu itu tidak mengantarkan pada rasa menyesal nantinya dan membuatmu semakin terpuruk.

1. Sebab utama yang membuatmu ingin meluapkan amarah

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/bruce mars

Coba pahami dulu permasalahannya secara saksama sebelum kamu putuskan untuk memarahi orang lain agar kamu tak salah dalam mengambil keputusan tersebut, karena boleh jadi sebab utamanya bukan pada masalah yang terjadi tetapi pada cara kamu meresponnya.

Mungkin saja itu bukan sebab utamanya, namun kamu keburu marah yang akhirnya membuatmu semakin bingung dan tak tahu harus melakukan apa selanjutnya.

2. Jika kamu marah, apakah itu akan membuatmu tenang?

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/mohamed taher

Terkadang meluapkan emosi adalah salah satu cara melepaskan beban pikiranmu atas kekesalanmu kepada orang lain. Bukan berarti hal itu dibenarkan ya, karena pertimbangan baik lainnya juga ada selain kamu harus marah. Misalnya dengan memberikan nasihat kepada orang yang telah membuatmu kesal.

Mungkin nasihat itu tidak sekaligus berdampak baik, setidaknya dapat meredam emosimu. Dan juga mestinya kamu berpikir, apakah dengan marah kamu menjadi lebih tenang atau sebaliknya?

3. Dampak dari amarah yang kamu lontarkan kepada orang lain

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/waseem kahlool

Kemungkinan besarnya, ketika kamu menyampaikan kekesalan kamu dengan penuh amarah hanya akan berdampak negatif. Orang yang kamu marahi, belum tentu menerima semua keluhan kamu.

Bahkan bisa saja dia akan melawan balik untuk marah kepadamu meskipun pada awalnya dia yang melakukan kesalahan-kesalahan tersebut. Keadaan ini akan semakin memanas jika tak dapat dikontrol dengan sikap yang bijaksana.

4. Amarahmu hanya akan menyudutkan orang lain

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/Trinity Kubassek

Kamu akan berpikir bahwa memarahi orang yang sudah menyakiti kamu adalah suatu hal yang wajar. Namun, efeknya bisa saja menyudutkan atau malah menjatuhkan mereka.

Untuk itu, kamu bisa membatasi diri secara proporsional agar tidak terlalu berlebihan saat meluapkan rasa amarah dan itu akan berdampak juga terhadap hubungan baikmu dengan mereka. Kamu harus ekstra sabar ya. Mungkin ada hikmah di balik semua kejadian yang telah berlalu.

5. Amarah membuatmu terlihat seperti orang galak

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/napy

Kamu terlihat seperti orang galak saat marah, hingga orang-orang di sekitarmu akan merasa sungkan untuk berkomunikasi dengan kamu karena sifat kamu yang suka marah.

Tampillah lebih elegan saat marah dengan bersikap santai dan mengeluarkan kalimat-kalimat tegas dalam menyampaikan maksud kamu sehingga lebih terkesan ramah, bukan marah.

6. Selain marah, apakah kamu sudah tidak menemukan solusi untuk menyelesaikannya?

Pikirkan Lagi 6 Hal Ini Sebelum Meluapkan Amarahmu Pada Orang LainPexels/Min An

Marah tidak akan pernah berhasil untuk menyelesaikan masalah kamu dengan orang lain. Sebab, jika setiap kamu mengalami masalah dan hanya melampiaskannya dengan cara marah, ini justru mempersulit keadaan dan hanya akan menimbulkan masalah yang baru.

Oleh karena itu, marah bukan sebuah solusi terbaik. Kamu bisa mendiskusikan problem kamu dengan orang lain untuk bersama-sama mencari solusi yang tepat dan cobalah untuk bisa tersenyum supaya mood kamu akan terasa lebih baik.

Keluh-kesah dan amarah tidak akan banyak mengubah keadaan selain akan lebih mempersulit posisi kita sendiri

—KH. Abdullah Gymnastiar.

Nurkamal

Freelance Writer, Membaca Buku, Salam Semangat

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.