10 Suka Duka Ini Hanya Dimengerti Kamu yang Punya Cowok Pekerja Keras

Ada enak ada enggaknya sih sayang sama si workaholic

10 Suka Duka Ini Hanya Dimengerti Kamu yang Punya Cowok Pekerja Keraswww.thelittlebrush.com

Line IDN Times

Populasi cowok workaholic alias pekerja keras semakin meningkat tajam. Di satu sisi ini merupakan hal yang baik karena artinya generasi pekerja kita sangat produktif dan memiliki pencapaian tinggi. Di sisi lain ada aspek-aspek kehidupan pribadi yang terpengaruh oleh pesatnya perkembangan dunia kerja dewasa ini.

Salah satu contohnya adalah hubungan antara kamu dan si cowok workaholic. Apabila kamu punya kekasih atau suami yang pekerja keras, pasti ada pahit manis kehidupan khas yang kamu rasakan selama mendampinginya.

1. Jarang ketemu itu sudah pasti, tak jarang cutinya bisa dihitung dengan jari untuk kalian berdua nikmati.

Hanya punya Sabtu atau Minggu untuk quality time harus kamu terima. Gak mustahil dia pun masih harus setengah bekerja di hari-hari itu juga. Akhirnya kalian terpaksa mengandalkan setiap hari libur nasional dan cuti yang bisa dia dapatkan.

2. Jangan harap jarang bertemu bisa diganti dengan sering telepon, dia juga bakal susah dihubungi.

Bukannya dia sama sekali tak sempat membuka telepon, namun pesan singkat dan panggilan soal pekerjaan bakal lebih diutamakan olehnya. Waktunya habis untuk semua itu, dengan harapan kamu bisa mengerti dan bersabar sampai waktu yang diperuntukkan khusus untukmu nanti.

3. Terkadang muncul momok dalam kepalamu yang dihantui rasa takut kalau kamu kalah penting dari pekerjaan.

Sesekali pikiran negatif menghampiri, menakuti. Kamu terkesiap memikirkan kemungkinan bahwa kamu tak lebih penting dari pekerjaannya. Bahwa kamu bukan apa-apa dibandingkan karir yang dibangunnya. Itu tak bisa dihindari, namun cobalah untuk berpikir positif dan tetap menjaga komunikasi yang sehat dengannya.

4. "Astaga Sayang, harusnya hari ini ya? Sorry, aku mendadak lembur..." janji dibatalin? Udah biasa.

Kali pertama, kedua, ketiga hal ini terjadi perasaanmu masih campur aduk. Antara kesal tetapi juga maklum karena toh, kamu adalah wanita yang ingin mendukung seorang pria hebat.

Tetapi setelah itu terjadi berulang-ulang kali, maklummu berubah jadi kesal. Dan setelah lebih dari puluhan kali terjadi, kesalmu berubah jadi kebas... kamu sudah gak kaget lagi dan gak terlalu berharap banyak.

5. Alih-alih wanita idaman lain, sainganmu adalah telepon yang terus berdering!

Jika pasangan lain khawatir akan adanya gangguan WIL atau PIL, kamu selalu merasa risih dengan telepon dan gadgetnya yang seolah jadi pihak ketiga dalam hubungan kalian. Dia seolah ga bisa lepas dari layar teleponnya yang penuh email kerjaan.

Dan beberapa jam sekali pasti berdering lantas kamu harus berhenti curhat karena dia harus menjawab telepon itu dengan nada serius. Ugh, rasanya lebih kesal dinomorduakan sama pekerjaan!

Baca Juga: 7 Kehebatan Golongan Darah AB di Urusan Cinta. Unik Tapi Romantis!

6. Para pekerja keras juga identik dengan pribadi yang perfeksionis. Jika tak kuat mengimbangi pasangan bisa merasa lelah sendiri.

Ada kalanya kamu sendiri merasa penat dan tertekan, padahal yang sibuk bekerja dia bukan kamu. Itu karena sifat perfeksionisnya yang terasah seiring berjalannya waktu. Contohnya ia semakin gak fleksibel dan sangat tegas soal waktu atau jadwal.

Akhirnya hal ini terbawa dalam kehidupan cinta kalian. Bahkan gak jarang mau kencan aja harus mengikuti susunan acara, sudah seperti transaksi bisnis saja. Bukannya enjoy kamu jadi jengah...

7. Kamu sering iba melihat orang tersayang yang tenaganya disedot habis oleh beban pekerjaan.

Ketika akhirnya kalian punya waktu berdua, kantung matanya begitu tebal sehingga kamu tak tega memaksanya terjaga lebih lama. Atau ketika kamu ingin mengajak nonton bareng, dia tak bisa menahan kuap yang amat lebar karena sudah tiga hari berturut-turut lembur. Di saat-saat seperti ini egomu luluh dan kamu merasa iba dengan sosoknya yang kelelahan ditimpa beban pekerjaan.

8. Meski kerap jengkel tetapi kamu sadar bahwa dia seperti itu bukan semata-mata karena kemauannya.

Iya, kamu memang sering dibuat jengkel karena tingkah polahnya yang gila kerja. Benar, kamu sering bertanya-tanya apakah masih bisa bertahan jika selalu merasa dinomorduakan dengan pekerjaan seperti ini.

Namun terkadang di tengah renungan kamu ingat bahwa semua itu tidak semata-mata karena kemauan orang tercintamu sendiri. Bisa jadi kultur tempatnya bekerja atau atasannnya lah yang memaksa pasanganmu menjadi seperti itu.

9. Karena kesibukannya, waktu berdua terasa lebih spesial dan sangat berharga.

Banyak orang-orang lain yang menyepelekan dan menganggap enteng waktu berdua atau pasangannya karena terlalu sering bersama. Mereka jenuh dan tidak lagi menganggap waktu berdua itu istimewa. Inilah bedanya dengan kamu dan si cowok pekerja keras.

Sekalinya kalian punya waktu untuk berdua, rasanya semakin spesial dan istimewa. Seolah akhirnya kalian berhasil menebus pengorbanan selama ini.

10. Dan yang terpenting, itu semua adalah pengorbanan yang dilakukan untuk kebaikan masa depan kalian berdua juga.

Semua lembur, semua janji yang batal, semua telepon yang dia terima saat kencan itu tujuan akhirnya buat kebaikan kalian berdua juga. Jelas dia ingin mencapai sesuatu yang lebih besar, lebih membanggakan, lebih patut untuk diberikan kepadamu, kepada keluarga kalian kelak. Dan saat itulah kamu merasa bahwa inilah tugasmu sebagai wanita hebat yang akan mendukung si pria hebat mencapai impiannya.

Mereka yang bekerja keras tidak selalu bekerja semata-mata demi materi maupun reputasi belaka. Ada impian-impian yang ingin direalisasikan namun butuh waktu dan pengorbanan. Oleh karena itu para cowok pekerja keras juga butuh wanita-wanita kuat untuk mendampingi mereka mencapai puncak kesuksesan. Semoga kamu dan dia segera bisa mencicipi puncak itu bersama segera.

Baca Juga: Menurut Zodiak, Ini yang Sebenarnya Kamu Butuhkan dari Pasanganmu!

Read More
Line IDN Times
ARTIKEL REKOMENDASI