Menyiapkan secangkir kopi atau susu cokelat untuk memulai pekerjaan, kemudian memeriksa kalendar, membuat to do list dan membuka email kantor, adalah kebiasaan yang dilakukan oleh Arie Endrayani.

1. Dalam pekerjaan itu, harus ada goal dan planning yang jelas

Arie Endrayani: Membangun Indonesia yang Lebih Baik Melalui Teknologi Photo by Glenn Carstens-Peters on Unsplash

Setiap hari, Senin hingga Jumat, wanita yang banyak bergelut di dunia software dan enterprise system development, menghabiskan waktunya untuk pekerjaan.

"Setiap pekerjaan harus ada goal yang jelas, planning dan schedule. Kemudian mengindetifikasi urutan prioritas pekerjaan, menggunakan metode Agile, menargetkan 'good enough' kemudian continual improvement dan mengoptimalkan teamwork," tulis Arie di dalam emailnya.

Bekerja di GVM Networks hampir tidak ada eksternal meeting yang harus meninggalkan kantor karena sebagian dilakukan dengan fasilitas online meeting. Di internal, jadual meeting regular semua dilakukan di hari Senin dan meeting lainnya walaupun selalu ada setiap hari, sering bersifat insidentil atau optional.

2. Arie mengaku bahwa ia tidak pernah memilih untuk berada di dunia digital dan teknologi

Arie Endrayani: Membangun Indonesia yang Lebih Baik Melalui Teknologi Photo by Igor Miske on Unsplash

Sejak lama ia tertarik dengan dunia tersebut dan hanya di bidang teknologi kebutuhan skill yang dimilikinya bisa terpenuhi. Perkembangan digital dan teknologi mengubah pola kerja dan lapangan pekerjaan di industri ini. Banyaknya kemudahan yang disediakan dari mulai pencarian informasi sampai tools yang memudahkan kehidupan sehari-hari dan pekerjaan, memicu banyak sekali ide dan konsep pembuatan produk yang diwujudkan secara nyata.

Proses produksi menjadi semakin cepat dan mudah karena banyaknya modul dan tools yang siap pakai. Di sisi lain, tantangan untuk menjadi lebih kreatif, dapat memanfaatkan modul atau tools siap pakai supaya menjadi produk yang bermanfaat dan disukai di pasar serta kecepatan dan ketepatan untuk bisa menerbitkan produk tersebut.

Baca juga: Cerita Aliya Amitra yang Ingin Menyediakan Solusi bagi Wanita dalam Dunia Digital

3. Bukan hanya mainan, pengalaman kerja Arie sudah dimana-mana

Arie Endrayani: Membangun Indonesia yang Lebih Baik Melalui Teknologi Photo by Tran Mau Tri Tam on Unsplash

Pengalaman bekerjanya menjadi programmer, system analyst, R&D, system architech sampai project manager, dari mulai di Yahoo! dan Lazada Indonesia hingga membawanya ke GVM Networks.

"Saya menerima tawaran dari GVM Networks yang memilki misi sesuai dengan personal passion saya 'Membangun Indonesia yang lebih baik' dan saya bertanggung jawab terhadap platform product, project management dan program manager."

Wanita yang juga memilki ketertarikan pada seni dan pengetahuan science dan technology ini sangat mengidolakan Ibunya.

"Karena beliau bisa mengatur cukup waktu untuk pekerjaan, keluarga dan dirinya sendiri."

4. Menurut Arie, challenge terkait gender di industri digital dan teknologi justru lebih kecil daripada industri lain

Arie Endrayani: Membangun Indonesia yang Lebih Baik Melalui Teknologi Photo by rawpixel.com on Unsplash

"Bisa jadi karena tipe pekerjaannya tidak bersifat fisik dan sebagian besar orang yang berkarier di bidang ini lebih mudah mengakses informasi sehingga mindset-nya lebih global."

Sebagai seseorang yang sudah lama berkecimpung di dunia digital dan teknologi, Arie memberikan pesan berdasarkan pengalaman.

"Apabila ingin berkarier di dunia digital dan teknologi, sebaiknya sukai dunia ini dan berusaha mengikuti perkembangan dunia digital dan teknologi. Untuk bertahan hidup, semua minoritas harus memahami dan menyesuaikan diri dengan aturan main mayoritas. Untuk sukses, tidak perlu mengubah diri jadi seperti mayoritas namun justru manfaatkan kekuatan dan keunikan sebagai minoritas."

Artikel #AkuPerempuan ini merupakan kontribusi dari GDP Venture. Dalam rangka memperingati hari lahir RA Kartini, GDP Venture merayakan dengan mengangkat kisah semangat inspiratif berlatar belakang dunia digital dan teknologi. Semangat inspiratif Raden Ajeng Kartini terus menyala hingga kini. Dan semangat inspiratif tersebut yang membawa Aliya Amitra, Arie Endrayani, Hernisa Clara Amelia, Lucy Novita dan Ayu Purwarianti, untuk bergabung menjadi bagian dari GDP Venture dan menciptakan karya hebat untuk Indonesia.

Baca juga: Hernisa Clara: Berkarya untuk Memaksimalkan Kepuasan Pengguna Aplikasi